Penelitian Kualitatif Tentang ABK Mahasiswa Psikologi UNDIP
Ini adalah termin ke-3 atau terakhir dari wawancara seorang mahasiswi Psikologi UNDIP yang sedang menyusun skripsinya.
Penelitiannya kualitatif, tentang bagaimana guru di Sekolah Alam menangani ABK atau dengan kata lain menggali praktik inklusi yang selama ini telah berjalan. Ada 3 guru yg diwawancarai, saya salah satunya.
Proses penggalian data mirip wawancara investigasi ala jurnalis, yang saat ini sedang viral di kalangan jurnalis karena ada RUU yang melarang karya investigasi jurnalis ditayangkan di media.
Ada 2 recorder. Satu alat utama, satunya backup. Tapi jangan bayangkan recordernya kayak zaman 90-an dulu yang bentuknya kaya tape mini dan disodorin di muka. Wujud recordernya ada di foto itu. Itulah evidence-nya.
Setiap termin setidaknya 1 jam. Saya menjawab semua yang hendak ia ketahui, berdasarkan pengalaman saya 20 tahunan mengajar dengan skema inklusi.
Pertanyaan terakhirnya bagus,
"ada pesan untuk guru-guru muda klo pas dapat anak ABK, pak?". "Mmm...bergembiralah kalo dapat murid ABK, karena itu berarti tiket menuju surga sudah di tangan. Dikira beban? Oh bukan!, Merekalah yang nantinya akan membukakan pintu surga untuk kita."
Semoga bisa sedikit membantu dan segera lulus menjadi S.Psi.
Comments
Post a Comment